Hari Pertama
Selasa, 21/07/2009. Wah, aku kerja praktek (kp) juga. Senang sekali hati ini, a new experienced will begin. Pagi buta harus sudah bangun dan tepat jam 06.00 pagi harus siap di Terminal Bontang. Di sana aku di jemput oleh bis karyawan PT Indominco Mandiri (IM). Satu per satu bis PT Pama Persada (PAMA) datang menjemput karyawan lalu diikuti bis jemputanku. Hohoho, perjalanan akan dimulai.
Kalau kamu pernah ke Samarinda dari arah Bontang, pasti akan melewati terowongan PT IM. Nah, itu baru POS Security atau karena berjarak 10 KM dari Port (Pelabuhan) sering disebut POS 10. terus aku nginap di camp 23 dan kantor utama PT IM sering disebut office 30. Enggak perlu diijelaskan lagi kan, kenapa 23? Kenapa 30? Hohoho, berarti masih 20 KM lagi dari POS Security. Gila!!! Seperti ke PIR aja (orang Bontang pasti tau PIR, kan?). Tapi, diasikin aja lagi. Beuh, baru kali ini aku lihat onggokan batubara (BB) mirip gunung, banyak banget. DI PT IM itu ada 3 crusher : CPP1, CPP2, CPP3. Entah kenapa orang orang sini lebih suka bilang crusher 1 daripada CPP1, padahal crusher berarti penghancur, CPP kependekan dari Coal Processing Plant. Heum... terserah deh.
Sekitar 50 menit, bis sudah tiba di office 30. Ih, karena aku masih newbie, belum apa apa sudah buat kebodohan yang tidak perlu. Dimana mana masuk ke kantor itu pasti lewat receptionist, tapi aku lewat kantin! Untung saja, ibu receptionist itu tanggap dan ramah, jadi aku ditunjukkan ruang tunggu dan receptionist itu berada. Wuuuaaaah, aku bodoh. Sampai jam 08.00 aku nunggu, because ibu yang ku tunggu dan ku cari itu sedang safety talk. Safety talk itu apa? Ya, semacam briefing selama 1 jam mengenai informasi / diskusi keselamatan kerja. Seminggu sekali saja.
Ok ok. Ibu itu memberiku formulir, lalu dia bertanya,"Loh, sendiri?". Aku jawab, "Yah, benar." Padahal seminggu lalu, saya sudah beritahu dia, kalau yang jadi ambil kp hanya aku sendiri saja. Dia bertanya kembali,"Bawa surat keterangan kampus gak?". Aku jawab.''Ga ada dong, kan surat ibu saja baru sampai tadi malam". Pasti kalian bingung, kan? Begini kronologis sebelum ini semua terjadi :
-
Kamis, 16/07/2009 : Aku baru ditelepon perusahaan, kalau jadwal kp aku bisa dimajukan mulai tanggal 21 nanti. Yang tadi aku berasa santai, kp masih agustus, eh, tiba tiba berubah jadi panik, belum beli tiket pesawat, belum ada persiapan (baca baca kek). Sudah gitu, aku belum memutuskan untuk masuk ke departement apa di sana? Surat keberterimaanku nanti akan dititipkan melalui orang, nanti di antar ke rumah.
-
Minggu, 20/07/2009 : Baru terbang, bandung-jakarta-balikpapan-samarinda-bontang. Berapa jam? 15 jam!!!
-
Senin, 21/07/2009 : Surat keberterimaanku baru diantarkan orang itu pada jam 23.00 alias jam 11 malam. O, God. Sudah gitu di suruh bawa pas photo. Yaelah, belum sempatlah aku siapin, mana ada juga tukang cuci photo tengah malam buka. Terpaksa ke warnet. Hehehe, ide yang jitu.
Jadi, tidak mungkinlah, surat konfirmasi kampus ada ditanganku. Tapi mudahan Pak Paino, Pak Maman, dan Bu Tanti, kirimin surat konfirmasi. Tapi aku aja, kagak berdua!
Cukup. Sekarang kembali ke hari pertama kp aku. Sebelum benar benar ke lapangan, aku di suguhi pembekalan dulu, macem macem. Agak gerogi juga melintasi ruang ruang kantor ber AC dingin itu. Tapi, orang orang sana gak ada yang jahat tau, baik semua, apalagi saat aku dengar dialek 'bahasa bontang' yang jarang ku dengar. O, God, i missed that words. Di Bontang, macam macam suku ada, mulai bugis, jawa, banjar, batak, 4 suku ini yang dominan, terus yang tidak gitu dominan juga ada seperti mamuju, madura, dayak, mandar, manado, asmat, ambon, minang, sunda, betawi. Semua hidup rukun, tidak ada perpecahan. Tidak ada rasisme berlebihan juga. Sepakat? Sampai sampai kemarin ada pagelaran Kerukunan Warga Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung. Tapi, kalau sudah ngumpul di Bontang. Di jamin bahasa mereka tetap satu, yaitu bahasa Indonesia yang sudah ke campur dengan bahasa bontang. (Na-, kah-, pale-, bote'-, ais-, etc). Hahahah. Itulah sekilas tentang kota aku.
Kembali ke kantor. Pembekalan apa saja yang aku dapatkan? Macem macem. Oia, kalau di sini disebut Induksi bukan pembekalan. Kayak senam aja (Induksi~Pemanasan), kenapa bukan introduksi yah. Biarlah.
-
General Affairs (GA) : Di sini yah dijelasin tentang PT IM secara umum, terus struktur organisasi, dan semua pihak pihak terkait deh, Biar aku gak bingung, ini apa itu apa, dan harus ngomong kemana.
-
Environtment : Hohoho, ini aku dijelasin tentang hal hal kepatutan yang tidak boleh dilanggar, kan perusahaan ini ada didekat kawasan hutan lindung. Jadi, kita gak boleh macem macem, kayak bunuh binatang liar, nebang pohon, gitu gitu lah. Ada 2 orang yang menjelaskan, yang pertama, aku lupa siapa nama dia, aku juga ga gitu perhatikan, kecil betul volume dia, kayak belum sarapan saja, beda sama yang kedua, keliahatan handal. Aku malah disuruh jelasin sekilas proses penambangan bb. Hohohoh, untung sudah baca baca, jadi tidak kaku. Di sini aku dijelasin juga, teknis perawatan lingkungan setelah pertambangan berakhir atau sering disebut juga reklamasi. Heumm.. menarik juga.
-
Safety : Heheee, aku cuma lihat video saja di sini, baru itu ngobrol deh sama bos safety. Aku tidak tahu kalau dia anak ITB atau bukan, yang jelas topik pembicaraan berubah jadi nostalgia kuliah di Bandung, makanya dia juga tau letak posisi kost ku dimana. Bapak ini juga yang ngantar aku pulang ke mess house, gara gara tidak tahu cara ketinggalan bis. Thank you so much, bapaak, kekhawatiranku pulang jalan kaki menempuh jarak 6 KM, sirna. Bukan ketinggalan, tapi kelewatan, kirain bis itu sistem angkut penumpang saja, eh, ternyata pakai kode dulu. Kebetulan aku menginap di camp 23. Jadi, kalau mau pulang pakai bis, dan bis itu mau lewat di depan mata, angkatlah tanganmu, dan tunjukkan angka 23 pakai jari. Baru dia berhenti. Heuu, maklum masih newbie.
-
Quality : Kalau di sini, aku merasa seperti mentoring mengaji. Tapi yang dibahas bukan ayat ayat Quran sih, tapi ISO dan 5S. Yah, memori memori kelam tentang PBI terungkap kembali, tapi untung hanya pembekalan, jadi diminta untuk profesional, high quality, dan creative. Tenang Pak, 3 kata ini sudah aku banget, percaya deh. Heheheh
-
Security : Heheh, terakhir. Aku bergegas pindah ke POS 10. Di sini ya, dipaparkan tentang sistem keamanan, nanti kalau aku kenapa kenapa bisa langsung hubungi kemana. Di sini ternyata aku gak sendiri, ada kontraktor kontraktor juga yang ikut induksi security sekalian buat Badge Perusahaan.
Hohohoh, inilah hari pertamaku kp, belum ngapa ngapain, tapi oklah untuk dihari pertama. Dari Pos 10 langsung ke camp 23, aku nginap di C2. Sumpah, ini mirip barak tentara. TV cuma ada satu di ujung, nonton bareng bareng, ga ada AC tapi kipas angin berdebu, WC diluar dan mesti gantian. Sabarlah, untung orang orang di sini ramah ramah, jadi aku gak merasa sendirian. Tapi tapi tapi tapiiii, itu tidak berlangsung lama, karena aku dipindakan ke tempat yang lebih layak huni, kalian pun iri kalau aku cerita, nantin aja deh...Kepp stay tune, yak. OK. Time to rest. Ciao.
Hari kedua
Hari ini masih semangat aku untuk bangun pagi. Kalau mbah surip berkata, "bangun tidur, tidur lagi, bangun tidur, tidur lagi, bangun tidur, dan tidur lagi." Beda dengan hari hariku, bangun tidur, kerja, baru tidur lagi. Heum, semenjak awal aku memang salah terlalu gamang menyampaikan aku akan ditempatkan di deparetement apa. Walhasil, mereka menempatkanku di departement laboratorium. Waduh, kok aku merasa agak ganjil ya di sini.
Saat pertama memasuki kantor departement ini, wahaaaa, aku senang dengan orang orang di sini, mereka juga sudah kenal aku walau tidak terlalu detail.
Q : Darimana, dek?
A : Dari ITB
Q : Wah, anak pintar berarti. Kok mukamu gak ada muka muka orang Bandung?
A : Sialan. Aku memang anak Bontang, tapi kuliah di ITB.
Q : O, pantasan. Hehehe. Bontang, daerah mana?
A : Gunung Sari, dekat Toko Perdana Elektronik.
Q : Loh, kenal Dedi? Dekat mana Pak RT? Tau didit kah?
A : Dedi itu tetanggaku, Pak RT itu Bapakku, Didit itu kakakku.
... dst
Kalau memang asli orang Bontang, pasti saling kenal, walau tidak detail. Hehehe, jadi aku tidak terlalu canggung beradaptasi dengan orang orang di sana. Waduh, ternyata aku memang tidak cocok di sini. Mereka (orang HRD) tempatkan aku di sini, gara gara ada istilah kontrol, dan di laboratorium adalah pusat kontrol. Lebih tepat lagi Quality Control. Wow, lebih dominan bau bau kimia di sini daripada spesifikasi jurusanku.
Secara umum, aku bisa gambarin apa yang mereka lakukan di lab ini, terutama berkaitan tentang quality kontrol. Tiap tiap CPP dilengkapi pusat quality kontrol untuk menganalisa seberapa baik kah kualitas bb yang baik, entah itu untuk di ekspor atau di gunakan sebagai bahan bakar. BB yang baik harus sesuai dengan kriteria ISO, berkalori tinggi serta kandungan sulfur kurang dari 0.5 % (kalau gak salah lihat). BB di PT IM ini, termasuk jenis Bituminus, bb peringkat dua. Sehingga kandungan mikrokopis bb tersebut cukup berkualitas.
OK, langkah pertama, tiap tiap onggokan bb segede gunung itu, diambil beberapa sample (sampling). Setelah itu di preparasi, dipanaskan agar moisture (kelembapan) serta struktur bb halus dan siap masuk ke dalam bagian bagian lab untuk di uji. Ada berbagai macam lab yang sudah terfasilitasi dengan baik.
Lab AAS (spektroskopi) : Buat anak Tekim atau Analis Kimia atau Kimia atau material, pasti tidak terlalu asing dengar kata spektroskopi. Yang jelas dengan metode di lab ini, kita jadi tahu kandungan zat yang tercampur dalam bb itu apa saja, bisa juga kandungan toksik terdeteksi. Aku coba arahkan ke bidangku karena alat yang dipakai ada kaitan dengan sensor dan optik. Tapi, diantara semua lab, cuma lab ini saja yang sibuk. Mungkin paling susah kali ya, karena melibatkan berbagai macam reaksi kimia.
Lab CV (Calori Value) : Di sini sudah jelas, sample bb akan dianalisa seberapa kalori yang dikandung. Kalori yang rendah (sesuai kriteria ISO tentang bb) sangat berkualitas.
Lab TS (Total Sulphur) : Hampir berkaitan dengan Lab CV, di sini ada alat yang bernama LECO S144DR yang sudah dilengkapi software, dengan alat ini nanti kita bisa lihat seberapa besar kuantitas sulphur yang terkandung dalam bb. Nah, data ini nanti akan sangat membantu di Lab CV. Aku cuma bisa bertahan di lab ini saja.
Coba coba pelajari komponen alat itu karena ada hubungan dengan kontrol dan indikator, terus ada termal juga. Tapi saat tau cara kerja alat ini, ampun, jadi tidak semangat aku, runtuh runtuh runtuh, tidak jauh beda dengan praktikum kimia dasar TPB. Bahkan supervisor bilang ke aku, kalau kerja di sini tidak perlu capek capek sekolah. Huh, pantas saja semua orang bilang, "santai aja coy'.
Selain lab di atas masih ada lagi laboratorium yang lain, tapi gak sempat masuk. Ada lab FAT (Fusion Air Temperature, kalau gak salah), ada juga ruang asam.
Nah, itu dia hari kedua kpku. Rada rada out of my subject, tapi tak apalah, pengalaman. Oia, kenapa aku suka nongkrong di Lab TS karena di situ ada meja kosong plus komputer yang sudah terkoneksi ke internet. Disitulah aku duduk seharian kalau jenuh, ngapain? Nge-Facebooklah! 0_o ternyata pakai user juga di sini, terus bapak yang bekerja di satu ruang dengan aku bilang,"harus daftar dulu dek". Pas aku buka pakai IE, ohhoho, ternyata bisa di Bypass! (Bukan pekerjaan yang sulit bagi mantan hacker).
Bosen Nge-Facebook, cek cek ah folder di komputer, sampai yang hidden juga aku ku buka. Hehehe, dapat bekas laporan anak KP tahun lalu. Asik, bisa jadi referensi, paling tidak BAB I dan BAB II aman dong. Eh, pas aku selidiki lebih dalam lagi. OMG. Aku menemukan hal hal yang memang sering didapatkan di warnet warnet dan dalam keadaan hidden folder. Apakah itu? BOKEP. Anjiiis, memang yah, gak di kota, di hutan, di sekolah, di kantor, sampai di laboratorium pun, bokep ada dimana mana. Dasar manusia!
Hari ke tiga
Hari ini melakukan hal yang mirip dengan kemarin, tapi semua orang sudah hadir, dan aku beraksi mempelototi mereka. Bagaimana mereka bekerja dan apakah aku bisa melakukan apa yang mereka lakukan. Ternyata memang bisa, kecuali Lab AAS. Pasti aku yakin, kalau mereka lebih antusias dan lebih semangat, pasti kinerja semakin efektif dan efisien, mereka bisa dapat BONUS deh. Tapi, kenyataan yang aku lihat, cuma satu kata, SANTAI. Tidak salah sih, mungkin mereka sudah bertahun tahun mengenyam pekerjaan seperti itu, jadi kalau masalah jenuh atau tidak sudah tidak masuk kategori lagi. Yang penting, i'll do my job well. OK. Dapat diterima.
Aku saja, baru datang kemarin, sudah gelisah tak karuan, apaan ini, sudah tidak terlalu ada keterkaitan dengan bidangku, cuma bisa nge-Facebook aja di dalam lab. Sungguh tidak produktif. Kalau begini, aku harus bertolak ke HRD. Siang ini, saya akan ke HRD untuk berkonsultasi dan meminta untuk DIPINDAHKAN ke departement lain yang jauh lebih tepat sasaran. SUpervisorku sendiri bilang kok, bidang ku agak jauh di departement ini, tapi tetap segala keputusan mereka berikan aku.
Sampai, di HRD, kebetulan orang yang ingin aku temui tidak hadir. Besok jumat pagi saja aku datang kembali. Goodbye departement lab. Maap, pergi tidak pamit, maap sudah buat repot, terima kasih buat Pak Ichsan, Kak Tri, Kak Idham, dll. Nanti aku singgah singgah ke lab.
Hari ke empat
Wow, bisa di bilang ini hari pertama bukan hari ke empat. Pindah departement, dong. Sesuai dengan rencana kemarin, hari ini, pasti aku tidak akan ke kembali ke departement laboratorium. Hohoho, pasti aku akan kangen dengan suasana di sana. Pagi hari aku sudah tiba di office 30 dan menunggu panggilan oleh pihak HRD. Ok, aku dipanggil ke dalam dan bertemu dengan orang yang harus aku temui. Kami berdiskusi tentang kondisiku, kenapa aku mau pindah departement. Dengan panjang lebar aku jelasin sampai kami berpindah tempat ruang diskusi. Finally, deal! Aku di pindahkan ke departement proses produksi.
Langsung pergi ke TKP, aku bertemu dengan Pak Leo, kalau tidak salah alumni Elektro ITB (kalau tidak salah). Wue.. aku malah asik ngobrol sama dia, enak deh, kita ngobrol santai sambil dia korek korek backgroundku apa. Nah, dari ngobrol santai ini, aku dilempar ke departement maintenance. Dia bilang aku leboh cocok di tempat tersebut dan memang benaran sesuai dengan target proposal yang aku kirim. Syuuu..h, Lega. Rasa rasa aku pengen bapak chubby ini jadi pembimbing ku saja. Ok, sebelum ke kantor dept. maintenance aku di ajak ke salah satu pusat PLC bagian automatic sampler. Aku sih senang senang saja, walau itu pertama kali aku lihat modul modul PLC banyak buanget. Terus aku ditanya, "Oia, kalian belajar DCS juga kan?". Aku jawab saja iya. Terus aku di ajak ke bagian mesin automatic sampler, terus dia tanya, "DCS itu yang seperti itu ya?", Duh, gawat aku, keluar sudah bodo' bodo' ku. Aku jawab "Bukan Pak". Patokanku ya seperti yang aku lihat di lab indi di FT ITB. Hehehe. Mudahan benar. Langsung terjun ke kantor maintenance, di sana aku ketemu Pak Karno, alumni elektro ITS. Dia yang jadi pembimbingku. Sambli ngobrol ngobrol, aku langsung diberi berbagai macam literatur, dimulai dari buku panduan software PLC yang mereka gunakan, data data proyek, sampai buku PLC khusus. Pak Leo langsung bilang ke aku, "Santai, aja den!".
Satu masalah sudah berhasil teratasi, tinggal aku menjalani hari hari berikut di departement baru yang aku anggap mungkin cocok dan sesuai dengan biangku. Baca baca baca baca dan baca. Eh, besok aku diminta datang ke kantor oleh Pak Karno. Padahal besok aku mau istirahat di Bontang. Tapi, tak apalah, besok bersama dengan teknisi maintenance lain akan ke lapangan (CPP 1), mau mengganti spare part MMI (Manual Machine Interface). Wow, kelihatan keren, baiklah, sambil berkenalan dengan kontraktor lain.
Hari sudah senja, saat yang tepat untuk kembali ke mess di camp 23. Tiba tiba penjaga mess, datang ke kamarku dan memintaku memnyiapkan semua barang barang setelah maghrib. O, ternyata feelingku tepat, aku pindah dari mess di C2 ke guest house. Hahahaha, hebat sekali hari ini. Seperti yang aku katakan kemarin, benar kan!! hehehe, hanya sementara aku bediam di C2. Ini gara gara aku juga, tidak bilang, kalau aku peserta KP dari universitas (kampus), bukan dari anak STM/SMK. Ternyata fasilitas yang disediakan dibedakan untuk peserta KP dari kampus dan STM dibedakan. Aku menginap di Guest House nomor 7 (GH7). Woaow, ini baru fasilitas, anything you want, ada! 1 guest house minimal ditempati 2 orang, tapi karena aku sendiri ya sudah. Terbalik sekali dengan di mess C2. Di GH7 ada TV, AC, kulkas, dispenser, kamar mandi dalam plus shower hot water, semacam resort lah. Di jamin terjamin!
Perfectlah hari ini!
Hari ke lima
Semoga hanya sabtu ini, saja! Jam 07.00 kembali bekerja, eh, jam 09.00 dengs, biasalah, nunggu kontarktor komplit dulu baru memulai. Tak apalah, sambil mengenal satu sama lain, biar akrab, gitu. Berangkat ke CPP 1, 3 orang checklist lapangan sedangan aku dan teknisi lain ke ruang kontrol mengganti sparepart MMI (Man Machine Interface). Wah, kelihatan ngeri' nih, padahal cuma ganti CPU doang, terus cek cek software PLC, MMI, dan driver communication apakah error atau tidak. Ternyata error. Walhasil, harus dibawa ke bengkel lagi nih CPU sampai tengah hari.
Lanjut, pekerjaan belum berakhir, kembali ke CPP1, lebih tepat lagi ke area stacker. Di sini aku baru tahu apa pekerjaan orang orang teknisi maintenance, yah, sesuai nama, maintenance ~ memelihara. Semua tempat tempat di cek, apakah bermasalah atau tidak, kalau bermasalah segera diperbaiki sebelum dioperasikan. Bisa juga dibilang, 'pria panggilan', eh, maksud aku yah, kalau ada masalah tinggal calling, pasti 'kita kita' akan datang. Hehehe. Oia, khusus orang kayak 'kita kita', jangan heran kalau lagi lewat ada musik musik aneh. Iya, orang orang di sini paling doyan dengan 'dangdut house music', sepanjang lapanagan disetel lah tape dari dalam mobil, nyaring banget lah, jadi lupa kalau lagi dihutan. Hohoho. Ok, bos, sekian hari ini, it's time going back home.
Hari ke enam
I was in Bontang. Yup, pulang kampunglah, bosen kalau di mess mulu. Walau di mess banyak fasilitas yang bisa dipakai, FREE pula. Ada tempat fitness, ruang studio band, dan pemandangan hutan tropis alami tentunya (buat yang suka jogging hehehe). Tapi, tetap saja bosen kalau begitu begitu saja, tidak ada keramaian, terperangkap ditengah hutan perawan yang tidak dijamah oleh penduduk kota. Hah! 1 kata : PULANG! Sampai rumah, hah, nyaman, home sweet home, ganti suasana lah. Walau seharian itu juga tidak ngapai ngapain, GEJE BAT LAH, yang pasti cuma lepas lelah saja. SANTAI...
Hari ke tujuh
Melanjutkan pekerjaan hari sabtu kemarin yang sempat tertunda. Kembali ke ruang kontrol di CPP1, dan bertemu dengan masalah yang sama. Jalan terakhir, terpaksa harus install ulang. Permasalahan terjadi di software, baik PROWORX32, Taylor ProWin, hahaha pasti bagi kalian yang berpengalaman di dunia PLC rada ketawa dengar software tersebut. Jadul. Tapi masih available loh hingga sekarang, toh sudah dipakai bertahun tahun. :) Nah, software software ini pada error, tidak bisa berkomunikasi dengan PLC.
Sambil menunggu CD Installer datang, eh, kita ngobrol ngobrol saja. Mas teknisi ini ternyata kidal, tidak bisa lincah menggerakkan jari jari tangan kanan. Dia bilang habis kecelakaan, ketimpa (aku lupa ketimpa apaan). Saat dibawa ke rumah sakit, dokter bilang, dia kena Tetanus. OMG. Untung saja dia balik ke Surabaya untuk berobat lanjut dan sudah pulih hingga sekarang walau agak kesulitan menggunakan 'mouse' dengan jempol kanan. Sabar, mas. Terus itu dia cerita pengalaman kerja di sini, duh, dia rada rada sebel dengan orang orang di kontrol room ini. Apa apa kalau ada trouble, tidak bisa berbuat apa meskipun first action, langsung telepon maintenance aja, dan suruh buru buru baikin. Aku cuma bisa bilang, ''O.. begitu ya'.
Setelah itu CD installer datang, maksud aku dibawain, dan juga turun langsung pembimbingku. Weis, beres. Melihat suasana di kontrol room, aku jadi pengen tahu lebih dalam, disini apa yang dikerjakan, ya? Yang aku lihat cuma MMI, dan buku catatan. Di dalam buku catatan itu ada tulisan reclaiming dan satu lagi aku lupa, nanti ada efisiensi BBM, stok bb, dan lain lain yang aku tidak ingat. Yang jelas, ya monitoring saja terus entry data (mungkin).
That's all for today. Oia, lupa, satu lagi, hari ini aku ikut Safety Talk. What's that? Ih, aku sudah pernah bilang, semacam briefing di pagi hari sebelum bekerja selama kurang lebih 30 menitan. Safety Talk hari ini berjudul tentang INSOMNIA. Hohoho, tidur itu ternyat bukan aktifitas tapi keperluan. Harus proporsional, kekurangan tidur = kelebihan tidur = morbidity.
